portoin ↗Semua panduan

PANDUAN PORTOIN

Portofolio Desain Grafis: Presentasi Karya dengan Konteks

Portofolio desain grafis menunjukkan tujuan komunikasi, keputusan visual, dan penerapan. Mockup menarik menjadi lebih berguna ketika pembaca memahami brief.

Alur panduan: Brief, kemudian Sistem visual, kemudian Aplikasi
Alur panduan: Brief, kemudian Sistem visual, kemudian Aplikasi

Jelaskan brief serta batas proyek

Tulis tujuan, audiens, dan media. Sebutkan karya untuk klien, organisasi, atau latihan. Mockup menunjukkan penerapan, tetapi tidak menggantikan penjelasan masalah yang diselesaikan.

Untuk identitas visual, jelaskan karakter serta kebutuhan penggunaannya. Logo besar saja belum menunjukkan sistem. Pada pekerjaan tim, tuliskan kontribusi pribadi pada bagian yang Anda kerjakan.

Pilih bukti sistem yang konsisten

Perlihatkan hubungan tipografi, warna, komposisi, dan aset. Pilih aplikasi yang membantu penilaian: poster, kemasan, antarmuka, atau materi sosial. Gambar perlu cukup tajam untuk memeriksa detail.

Kurangi mockup berulang. Alternatif desain dipilih jika membantu memahami keputusan akhir. Nama klien, logo, dan foto mengikuti izin penggunaan; jangan membagikan materi yang masih bersifat internal.

Susun urutan untuk pembaca

Mulai dari hasil utama, lalu brief, proses, dan aplikasi. Karya cetak dapat dilengkapi foto produksi serta material. Hindari mengecilkan banyak gambar ke satu slide PDF.

Pada Portoin, tetapkan sampul dan tempatkan aplikasi pada galeri. Atur crop agar elemen penting tidak terpotong. Tambahkan peran serta deskripsi supaya karya bisa dipahami tanpa presentasi lisan.