PANDUAN PORTOIN
Portofolio Digital Marketing: Strategi, Eksekusi, dan Hasil
Portofolio pemasaran digital perlu menjelaskan tujuan, tindakan, dan hasil dalam konteks yang tepat. Angka tanpa periode atau sumber mudah disalahartikan. Susun studi kasus di Portoin agar pembaca dapat membedakan kontribusi pribadi dari perubahan yang dipengaruhi banyak faktor.
Mulai dari tujuan kampanye
Jelaskan audiens, kanal, periode, dan tujuan pekerjaan. Sebutkan bagian yang dikerjakan, seperti riset, penulisan, desain, atau analisis. Jika kampanye merupakan simulasi, tandai sebagai konsep atau proyek latihan.
Kebutuhan meningkatkan kunjungan berbeda dari kebutuhan penjualan. Pilih bukti yang sesuai tujuan, bukan sekadar angka terbesar. Jangan menyatakan keberhasilan bisnis bila data yang dimiliki hanya menunjukkan interaksi awal.
Tampilkan data dengan konteks
Gunakan hasil yang dapat dibuktikan serta jelaskan periode pengukuran. Hapus data pelanggan dan informasi akun yang tidak boleh dibagikan. Screenshot dashboard perlu diberi keterangan agar pembaca memahami metrik yang ditampilkan.
Contoh: jelaskan perubahan kunjungan pada periode tertentu serta tindakan yang dilakukan. Hindari mengklaim seluruh perubahan terjadi karena satu pekerjaan jika ada promo, perubahan anggaran, atau aktivitas tim lain.
Hubungkan strategi dan karya
Tampilkan contoh materi atau alur kampanye yang mendukung penjelasan. Galeri dapat menunjukkan beberapa eksekusi, sementara PDF merangkum studi kasus. CV cukup memuat peran serta kontribusi yang relevan.
Uji tautan hasil dan keterbacaan grafik sebelum publish. Jika proyek klien tidak boleh dibagikan, gunakan contoh yang memiliki izin. Kejelasan metode dan batas data membantu pembaca menilai cara berpikir Anda.