PANDUAN PORTOIN
Memilih Alamat Pribadi Portofolio di Portoin
Alamat portofolio sebaiknya singkat, mudah diketik, dan sesuai identitas profesional. Pada Portoin, pengguna template web aktif dapat mengatur subdomain pribadi. Ketersediaan alamat perlu diperiksa karena dua akun tidak dapat memakai subdomain yang sama.
Gunakan nama yang mudah dikenali
Mulai dari nama sendiri atau nama profesional yang memang digunakan. Jika nama umum sudah dipakai, tambahkan unsur yang wajar, seperti nama belakang. Hindari rangkaian angka acak yang sulit disebutkan saat wawancara.
Contoh alamat ilustratif: nama-karya.portoin.my.id. Jangan memakai nama perusahaan atau orang lain yang dapat membuat pengunjung salah memahami kepemilikan website. Periksa juga ejaan sebelum mengajukan perubahan.
Periksa ketersediaan sebelum menggunakannya
Masukkan calon subdomain melalui pengaturan alamat di builder. Sistem perlu memeriksa bentrok dengan akun lain dan nama yang dicadangkan. Status tersedia saat diperiksa belum menggantikan langkah menyimpan atau menggunakan alamat.
Saat sudah memiliki alamat terbit, lihat nilai yang sedang digunakan sebelum mengubahnya. Jangan mengganti alamat hanya untuk menguji desain. Perubahan alamat dapat membuat link lama pada CV atau media sosial perlu diperbarui.
Bagikan setelah website siap
Setelah publish, salin alamat hasil publikasi dan coba melalui perangkat lain. Masukkan ke CV, profil profesional, atau pesan lamaran. Gunakan satu alamat yang konsisten agar penerima tidak bingung memilih versi.
Simpan daftar tempat yang memakai link tersebut. Jika suatu hari alamat berubah, perbarui daftar itu serta QR yang pernah dibuat. Kejelasan alamat membantu pembaca menemukan karya, tetapi tidak menjamin hasil tertentu pada pencarian Google.