PANDUAN PORTOIN
CV to Portofolio: Cara Membuat Website dari CV
CV merangkum perjalanan profesional; website portofolio memberi ruang untuk menunjukkan hasilnya. Proses CV to portofolio dimulai dengan memindahkan data yang sudah ada, kemudian menambahkan konteks yang tidak cukup ditampung dalam satu atau dua halaman CV.
Siapkan CV dan bukti karya
Gunakan CV terbaru dengan nama, kontak, pendidikan, pengalaman, dan keterampilan yang masih sesuai. Jika CV berupa hasil scan, pastikan teks cukup tajam dan halaman tidak terpotong. Pisahkan dokumen pribadi yang tidak perlu dipublikasikan, seperti nomor identitas dan alamat rumah lengkap.
Siapkan beberapa karya yang menunjukkan kemampuan utama Anda. Untuk setiap karya, kumpulkan sampul, foto tambahan, tautan hasil, dan penjelasan peran Anda. Tidak semua berkas harus dibuka untuk publik; pilih bukti yang memang boleh dibagikan.
Impor lalu periksa profil
Di Portoin, isi profil secara manual atau unggah CV untuk dibaca. Hasil pembacaan tetap perlu diperiksa: nama perusahaan, tanggal, singkatan, dan gelar bisa terbaca tidak tepat. Semua bagian dapat diedit setelah impor.
Bedakan pengalaman kerja, organisasi, pelatihan, dan sertifikasi agar pengunjung memahami konteksnya. Gunakan tanggal yang konsisten serta nomor WhatsApp dengan kode negara. Setelah itu, profil yang sama dapat dipakai untuk website, CV, dan PDF portofolio.
Ubah daftar pekerjaan menjadi cerita proyek
Jangan hanya menyalin daftar tanggung jawab. Jelaskan masalah, peran pribadi, proses, dan hasil. Contoh: “Membuat prototipe pemantauan suhu berbasis ESP32, menyiapkan pengujian sensor, dan menampilkan pembacaan pada dashboard.” Tambahkan hasil pengujian hanya jika benar-benar tersedia.
Jika proyek dilakukan bersama tim, tulis kontribusi Anda dengan jelas. Sertakan galeri untuk menjelaskan tahapan kerja, bukan sekadar dekorasi. Video demonstrasi dapat membantu pengunjung memahami perangkat atau interaksi aplikasi.
Pilih desain dan periksa sebelum terbit
Coba template dengan profil Anda. Pastikan nama panjang, deskripsi proyek, serta jumlah sertifikat tetap terbaca. Periksa juga tampilan ponsel dan semua tautan. Template yang cocok adalah yang membuat karya mudah dipahami oleh orang yang ingin Anda jangkau.
Pembelian template web yang aktif menyertakan hosting dan subdomain pribadi. Atur alamat di builder, simpan perubahan, lalu publikasikan. Setelah terbit, masukkan alamat portofolio ke CV dan profil profesional. Perbarui isi ketika ada karya baru.